Cerita Ngentot Hilang Perawanku Akibat Utang

Cerita Ngentot Hilang Perawanku Akibat Utang

Cerita Ngentot Hilang Perawanku Akibat Utang, Pecah Perawan, Ngentot Perawan, Memek Perawan, Toket Perawan. Perawan Dientot Kontol Besar, Di Sodok Kontol Besar, Kisah Wanita, Cerita Hot Online, Cerita Sex ABG, Cerita Ngentot Anak Sekolah. Cerita Sex Mahasiswi, Cerita Ngentot Tante, Memek Janda, Ngentot Janda.

Sepertinya aku mesti mengubur dalam-dalam impianku guna menjadi satu-satunya wanita dengan gelar MBA di dusun ini. Sia-sia sudah seluruh jerih payah sekitar masa kuliah dulu. Semuanya bermula dari datangnya musim kemarau yang berkepanjangan tahun lalu.

Cerita Ngentot Hilang Perawanku Akibat Utang

Untuk mengembangkan usahanya, Bapak sudah mendapatkan kredit yang cukup besar dari suatu bank swasta. Semula, Bapak tidak mengalami kendala untuk membayar angsuran kreditnya sebab hasil yang didapatkan Bapak dari perkebunannya yang luas dan canggih sangat berlimpah. Karena itulah Bapak bisa mengirim aku ke Jawa guna kuliah di suatu universitas terkemuka di negeri ini.

Namun, musim kemarau berkepanjangan tahun lalu sudah menghancurkan semuanya. Semua tumbuhan di ladang dan kebun Bapak mati kekeringan. Karena stress, Bapak terpapar stroke dan aku juga harus mengurungkan niatku guna melanjutkan kuliah di tingkat S2.

Agen Judi Bola Indonesia

Liga188

Semakin hari situasi Bapak tambah menurun. Kami sekeluarga mesti memasarkan barang-barang berharga kami untuk ongkos pengobatan dan membayar angsuran kredit ke bank. Pada bulan ke-enam, kami telah tidak punya apa-apa lagi yang bisa kami jual, sementara lokasi tinggal dan lading telah diagunkan Bapak ke bank guna mendapatkan kredit sampai-sampai tidak barangkali kami menjualnya.

Sebulan yang lalu, sejumlah orang petugas bank datang menagih pembayaran angsuran kredit yang telah tidak lagi bisa kami bayar sekitar tiga bulan. Mereka menakut-nakuti akan menyita lokasi tinggal dan lading bilamana kami tidak bisa melunasi tunggakan pembayaran dalam masa-masa dua minggu. Kami hanya dapat menangis, memohon belas kasihan orang-orang bank itu. Namun, mereka melulu petugas rendahan yang tidak mempunyai wewenang besar, sampai-sampai mereka tidak dapat menolong kami.

Di tengah kekalutan, datang seorang laki-laki paruh baya yang mau membantu kami. Dia ialah salah seorang terkaya di dusun kami, yang pun sekaligus adalahsaingan usaha Bapak. Kami mengenal lelaki ini sebagai Pak Tono. Semua hutang-hutang kami ditunaikan lunas oleh Pak Tono pada hari tersebut juga. Kami semua paling senang dan berterima kasih pada Pak Tono, sebab tanpa dia, kami barangkali harus bermukim di kolong jembatan atau emperan toko.

Malam tersebut Pak Tono datang ke lokasi tinggal kami dan aku mendampingi Mak guna menemuinya. Tak disangka, saat Mak pergi menengok Bapak di kamar, Pak Tono menuliskan hal yang tidak pernah terbersit di pikiranku.

“Kamu sadar, kan … Wati, Utang Bapak anda besar sekali. Saya mesti mengeruk simpanan untuk melunasinya. Tentunya saya tidak inginkan itu dirasakan amal jariah. Saya mesti menemukan sesuatu. Saya hendak mendapatkan kamu, Wati,” kata Pak Tono.

Agen Tangkas Online

“Ma …. Mmaa …maksud Pak Tono, bapak mau memungut saya sebagai istri?” tanya ku terbata-bata.
“Wati … Wati …Kalau saya mengambil anda sebagai istri, maka hubungan utang piutang salah satu kita bakal hilang. Saya tidak inginkan itu. Saya bilang kan tadi saya hendak mendapatkan kamu, tubuh anda persisnya. Saya hendak menikmati tubuh anda sampai saya anggap utang tersebut lunas,” kata Pak Tono seraya menyeringai.

Begitu mendengar kemauan Pak Tono, Mak langsung meminta Pak Tono pergi dari lokasi tinggal kami, tetapi Pak Tono menjawab ucapan Mak dengan menuliskan bahwa dialah yang sebetulnya berhak untuk mengenyahkan kami dari lokasi tinggal ini. Pak Tono benar dan kami tidak punya dalil lain guna membantahnya. Aku dan Mak menangis seraya berpelukan. Namun aku sadar bahwa dengan merelakan tubuhku, aku bakal dapat mengamankan kedua orang tuaku yang paling aku sayangi. Karena itu, aku mengiyakan permintaan Pak Tono.

Malam itu, Pak Tono menjadi pria Pertama yang menyetubuhi aku. Aku merelakan keperawananku untuk menunaikan utang Bapak.

Baca Juga Berita : Xiaomi Mengeluarkan Gaming Phone Terbaru

Di sini, di kamar ini, guna Pertama kalinya aku melayani laki-laki. Pak Tono bahkan tidak inginkan repot-repot menguras uang untuk mencarter kamar hotel untuk merasakan tubuhku. Begitu aku mengiyakan niatnya, dia meminta aku bersiap-siap di kamarku sambil menantikan obat powerful yang diminumnya bereaksi.

Aku masih duduk di ujung lokasi tidur saat Pak Tono masuk ke kamarku. Dia langsung mendekat aku tanpa peduli bahwa dia tidak mempedulikan pintu kamarku tersingkap lebar dan lantas membelai rambutku. Tiba-tiba dia membuka retsleting celananya dan menerbitkan kontolnya yang telah tegang. Aku terkesiap. Itu ialah kali Pertama aku menyaksikan kontol, dan kontol tersebut ada di depan wajahku.

Pak Tono meminta aku mengulum kontolnya. Dengan tangan gemetar aku memegang Kontol Pak Tono dan memasukkannya ke mulutku. Air mataku berlinang. Betapa tidak, aku yang berpendidikan tinggi ini pada akhirnya darurat harus mengulum Kontol laki-laki tua. Pak Tono menjambak rambutku dan memaksa aku guna mengocok kontolnya dengan mulutku. Meski sempat tersedak, aku berjuang untuk menyenangkan pria tua bangka ini. Pak Tono merasakan layananku seraya mendesah dan mendesis.

Agen Bandar Online

Setelah sejumlah menit berlalu, Kontol Pak Tono menjadi semakin tegang dan Pak Tono memegang kepalaku dengan kedua tangnnya seraya mendorong kontolnya ke dalam mulutku. Dia menjangkau klimaks dan air maninya menyembur Keluar di dalam mulut ku. Karena kepalaku tertahn kedua tangan Pak Tono, aku darurat menelan peju yang keluar supaya aku tetap dapat bernafas. Sebagian peju Pak Tono meleleh Keluar dari mulutku saat Pak Tono menarik Keluar kontolnya dan tumpah mengairi bajuku.

Kemudian Pak Tono meminta aku membuka seluruh pakaian yang aku kenakan. Pak Tono menjadi pria Pertama yang pernah menyaksikan aku telanjang bulat. Dia memandangi tubuh mulusku sejenak dan meminta aku rebah di atas lokasi tidur, sedangkan dia melucuti pakaiannya sendiri. Dia naik ke atas lokasi tidur dan kedua tangannya mulai mengeranyangi dadaku. Dia meremas payudaraku dengan lembut seraya memainkan pentilnya.

Lihat Juga : Foto Ngentot Adik Ipar

Aku terdiam laksana patung. Aku berjuang untuk melalaikan rasa geli yang tidak pernah aku rasakan sebelumnya pada buah dadaku. Salah satu tangannya meraih ke selangkanganku dan mengelus lembut memekku. Sementara itu, dia memainkan lidahnya pada di antara payudaraku. Aku begitu marah pada diriku sendiri sebab aku seharusnya tidak merasakan apa yang dia kerjakan pada tubuhku, tetapi aku tidak kuasa menahannya. Pak Tono telah menyerahkan sensasi yang tidak pernah aku rasakan sebelumnya. Sensasi yang menciptakan aku melambung ke awing-awang.

Tanpa sadar aku membuka lebar-lebar kedua pahaku dan mengerak-gerakkan pantatku. Pak Tono membuka bibir memekku dan dengan jari-jarinya dia mulai menggosok-gosok itilku dengan lembut. Mulutnya tak henti-hentinya menyedot pentil buah dadaku. Tubuhku telah di luar kendaliku sendiri sebab nafsu birahi sudah menguasaiku. Kini aku yang mendesah dan mendesis. Perlahan-lahan kepala Pak Tono beralih dari dadaku, turun ke perutku dan kesudahannya dia menanam kepalanya di selangkanganku. Kini dengan lidah dan bibirnya dia melahap memekku. Habis telah pertahananku. Aku sekarang bahkan menyodor-nyodorkan memekku seraya memembelai dan sesekali merenggut rambutnya. Sensasi yang tak pernah aku rasakan tersebut begitu estetis dan nikmat.

Slot Game Online

Melihat aku sudah paling terangsang, Pak Tono berhenti dan memungut posisi salah satu kedua pahaku. Kontolnya dia gesek-gesekkan ke itil dan lubang memekku. Aku yang telah dikendalikan nafsu malah mengusung pantatku sampai-sampai ujung Kontol Pak Tono menyodok masuk ke lubang memekku. Aku tersentak. Sensasi yang aku rasakan ternyata jauh lebih nikmat sampai-sampai tanpa sadar aku memohon Pak Tono guna cepat-cepat memasukkan kontolnya ke memekku yang telah basah oleh cairanku endiri dan liur Pak Tono.

“Masukin, Pak … Masukin …. Aku telah gak tahan lagi,” kataku.
“Hehehehe … Siapa tadi yang menagis tersedu-sedu gak inginkan melayani aku? Hahahaha … Nih, aku kasih ….” katanya seraya melesakkan kontolnya ke lubang memekku yang masih sempit. “Agak sakit sedikit, anda tahan ya …”

“Ahhhhhhh …… Shhhhhhh …. Enakkk …Pak,” kataku. Separuh Kontol Pak Tono sekarang sudah masuk ke dalam memekku. Dia mengerakkan pinggulnya maju mundur dengan perlahan. Aku meracau dilanda kesenangan yang timbul sebab gesekan dinding memekku dengan Kontol Pak Tono. Tiba-tiba Pak Tono mengigit leherku dan menyentak pinggulnya maju sampai-sampai kontolnya masuk semuanya ke memekku.

“Aaaaauuu …. Sakit …. …Pak!” aku tersentak. Selaput daraku sekarang sudah tembus di dorong kontol Pak Tono. Namun rasa pedih di leher dan rasa kaget sebab digigit secara tiba-tiba menciptakan aku tidak terlalu menikmati pedih yang timbul sebab sobeknya selaput daraku. Pak Tono hanya terkekeh.

“Gimana? Gak terlampau sakit kan memek kamu?”
“Enggak Pak, namun pelan-pelan Keluar masuknya. Masih agak nyeri …”
Kemudian Pak Tono mulai mengerjakan gerakan memompanya. Awalnya perlahan-lahan dan lantas semakin cepat.

Situs Casino Online Indonesia

LIGA 188 Agen Judi Bola Casino Online Deposit 24 Jam

“Ahhhhh Watiiiii …. Nimaaat bangeeeet ….. “ kata Pak Tono.
Aku tidak menjawabnya. Aku terlampau sibuk merasakan persetubuhan tersebut dan sesekali aku mengusung pantatku guna menyambut tusukan Kontol Pak Tono di memekku. Aku merangkul dan membelai-belai punggung Pak Tono. Aku telah memperlakukan Pak Tono laksana seorang suami. Pak Tono mempercepat gerakannya dan aku juga semakin melambung ke angkasa. Aku merasakan desakan yang paling kuat di unsur rahimku yang menciptakan aku laksana mengejan. Reluruh otot-otot di tubuhku mengejang. Memekku berdenyut-denyut.

“AAAAAAAAAAH ……. AAAAAAAAAAAAAHHHHHHHHHHHHHH …” aku menjerit keras saat aku menjangkau orgasme Pertamaku. Hal yang semula aku lakukan sebab terpaksa untuk mengamankan martabat orang tuaku ternyata begitu nikmat. Mungkin ini ialah kompensasi yang diserahkan Tuhan atas pengorbananku. Tubuhku begitu rileks sesudah puncak kesenangan bersetubuh tersebut aku capai. Aku terbaring di atas lokasi tidur seraya meresapi masing-masing sensasi yang aku rasakan.

Pak Tono yang belum menjangkau klimaks tidak terlampau suka dengan situasi memekku yang paling basah serta tubuhku yang lemas tanpa reaksi. Dia menarik keluar kontolnya dari memekku dan berganti posisi. Dia menanam kontolnya salah satu kedua buah dadaku. Dia memegang buah dadaku dengan kedua tangannya sampai-sampai kontolnya terjepit kedua benda lembut namun kenyal itu.

Lalu dia menggerakkan pinggulnya dan memperlakukan celah salah satu kedua buah dadaku laksana yang dia kerjakan pada memekku. Aku yang masih lemas sebab orgasmeku melulu terdiam memandangi kepala Kontol Pak Tono yang timbul terbenam dari celah itu. Setelah sejumlah menit Pak Tono mempercepat gerakkannya dan kesudahannya air maninya menyembur mengairi wajah, leher dan payudaraku. Dia juga ambruk di sisiku sambil menata nafasnya.

Situs Judi Slot Game Indonesia

“Bukan main! Asyik sekali yang barusan tersebut ….” kata Pak Kusri seraya kembali mengenakan pakaiannya. “Mulai hari ini sebatas waktu yang aku tentukan nanti, anda akan tidak jarang melakukannya. Kamu mesti siap kapan juga saya hendak menyelipkan kontol ini di memek kamu,” sambungnya seraya berjalan meninggalkan aku yang terbaring lemas di atas lokasi tidur.

Begitu aku sadar mengenai apa yang sudah terjadi, air mataku menitik keluar. Aku tidak menyesali pengorbananku, tetapi aku menyesali kenapa aku begitu merasakan persetubuhan itu. Aku merasa jijik pada diriku sendiri, namun aku tidak dapat memungkiri bahwa kesenangan yang aku bisa dari persetubuhan tersebut memang begitu indah. Aku bahkan tidak menyeka mukaku yang berlumuran air mani Pak Tono yang bercampur air mataku.

Mak yang rupanya sempat menonton detik-detik terakhir persetubuhanku dengan Pak Tono dengan separuh berlari menghambur masuk ke kamar dan menghampiriku “Watiiii …… Maafkan Mak dan Bapak ya nak. Karena kami kau mesti mengerjakan ini,” kata Mak sambil mencuci wajah. Leher dan dadaku dari air mani Pak Tono dengan sapu tangan yang diambilnya dari meja riasku.

(Aku masih menyimpan sapu tangan bernoda air mani Pak Tono tersebut dan sesekali aku menciumi wewangian laki-laki yang samar-samar masih tersisa di sana). Aku melulu diam mematung di atas lokasi tidurku, tak mapu untuk berbicara apa-apa. Mak memblokir tubuh telanjangku dengan selimut dan mengajak aku guna tidur. Aku juga terlelap hingga pagi.

Sebelum pergi meninggalkan lokasi tinggal kami, Pak Tono sempat menaruh sejumlah lembar duit ratusan ribu di atas meja riasku. Aku pergunakan uang tersebut untuk ongkos pengobatan Bapak dan santap sehari-hari. Sejak ketika itu, aku sudah menjadi gundik pemuas nafsu birahi Pak Tono guna waktu yang aku juga tidak tahu berapa lama.

Agen Judi Bola Tangkas

Pagi tadi, saat aku pulang dari pasar, aku bertemu Pak Tono di tengah jalan. Dia sedang berdiri sambil membual dengan Pak Jono, sopirnya. Rupanya Pak Tono sedang meninjau penciptaan sumur bor di tengah ladangnya. Jalan di desa kami memang tidak pernah terlampau ramai, sampai-sampai Pak Tono dapat memarkir mobilnya di bahu jalan tanpa merintangi orang yang kemudian lalang. Pak Tono menyapaku dan meminta aku guna berhenti sebentar.

“Wah baru selesai melakukan pembelian barang rupanya …” kata Pak Tono.
“Ya, Pak … Untuk santap siang dan santap malam Bapak dan Mak nanti,” jawabku.
“Sini kamu. Aku kepingin sarapan dulu,” katanya sambil unik tanganku guna mendekatinya.

Menyadari posisiku yang lemah, aku tidak berani melawan. Begitu aku berdiri di sampingnya, Pak Tono membuka retsleting celananya dan aku memahami apa yang dia mau. Aku berjongkok dan mulai mengulum kontolnya. Sambil terus memantau orang-orang yang sedang menciptakan sumur bor, Pak Tono merasakan “sarapan pagi” yang sedang aku berikan.

Aku pegang kontolnya dan aku gerak-gerakkan kepalaku maju mundur sampai-sampai kepala kontolnya Keluar masuk dari mulutku. Sesekali aku jilati ujung kontolnya seraya beristirahat. Pak Tono begitu menikmatinya sampai-sampai dia mengerang, mendesis bahkan kadang bergumam tidak jelas. Suaranya menciptakan orang-orang yang sedang menciptakan sumur bor menoleh ke arah kami. Malu pun rasanya disaksikan orang, walau melulu cuma sejumlah kepala saja.

Kontol Pak Tono telah begitu tegang dan keras. Dia meminta aku berdiri dan melepas celana dalamku. Semula aku menolak. “Masak di sini sih, Pak … Kan gak enak disaksikan orang,” kataku. “Tenang saja … Ayo cepat buka,” katanya seraya mengocok-ngocok kontolnya dengan tangannya sendiri. Aku angkat rokku dan aku copot celana dalamku dengan hat-hati supaya memekku tidak tampak oleh orang-orang di lading atau Pak Jono yang berdiri tidak jauh dari kami, setelah tersebut aku lipat dan taruh di keranjang belanjaanku.

Bandar Judi Bola Tangkas

Pak Tono meminta aku berdiri di samping mobil dan membubuhkan kedua tanganku di atas kapnya. Pak Tono lantas berdiri di belakangku dan menyingkap unsur belakang rokku. Pantatku yang telanjang terasa dingin diterpa angin. Aku malu sekali sebab pantatku dapat dilihat oleh tidak sedikit orang sekarang. Akan tetapi bayang-bayang akan disetubuhi di angkasa terbuka dan disasksikan orang tidak sedikit membuat aku agak terangsang. Pak Tono sempat tersenyum begitu dia menyentuh memekku dari belakang, sebab memekku ternyata sudah lumayan basah.

“Wah telah basah nih, telah kepingin ya?” katanya. “Baguslah, jajaki bungkukkan badanmu tidak banyak biar saya mudah masuk,” sambungnya. Aku mnegikuti keinginannya. Badanku aku bungkukkan tidak banyak sehinga pantatku agak menonjol ke belakang. Kakiku dilebarkan. Akhirnya, urusan tersebut pun terjadilah. Kontol Pak Tono masuk ke dalam memekku yang masih sempit ini. Pak Tono masih agak kendala menembus lubang di selangkaganku. Pelan-pelan dengan dituntun tangannya Kontol Pak Tono kesudahannya melesak masuk. Badanku agak bergetar begitu aku menikmati gesekan Kontol Pak Tono pada dinding-dinding dalam memekku. Perlahan-lahan Pak Tono mulai menggenjot kontolnya Keluar masuk memekku.

“Ahhhhh ….. Aaaaahhhhhhh …. Aaaaaaahhhhhhh….” desahku pada masing-masing tusukan. Aku menggoyang pinggulku guna mengimbangi genkotan Pak Tono. “Shhhhhhh …. Yeeeeeaaahhhhhh …… Aaaaaaahhhh …” aku terus mendesah.

“Nikmat sekali … Goyang terus, Wati … Yaaaa …… Kayak gituuuuu …… Uuuuuuuhhhhhhh …..” kata Pak Tono. Tangan Pak Tono memegangi pinggangku masing-masing kali dia mendorong kontolnya masuk ke memekku. Sesekali dia meremas buah dadaku dari balik baju.

Sensasi bersetubuh di pinggir jalan dengan sejumlah orang yang menyaksikannya sangat spektakuler buat aku. Aku merasa laksana wanita jalang yang melulu punya satu destinasi hidup: seks. Aku sangat merasakan persetubuhan tersebut sehingga tanpa sadar aku mengeleng-gelengkan kepalaku seraya terus mendesah, mendesis dan bahkan berteriak. Kenikmatan tersebut sudah memungut alih kendali atas tubuhku.

Agen Judi Bola Tangkas

Liga188

“Lebih cepat, Pak …. Lebih cepat ….. Yeeeeeaaaaaahhhh …. Shhhhh …. Genjot lebih cepaaaaat …. Aku telah mau Keluar …” Pak Tono pun mengisi permintaanku. Kontolnya bergerak lebih cepat Keluar masuk memekku. Aku merasa sudah nyaris mencapai orgasme. Tubuhku mengejang dan melengkung ke belakang hingga berdempetan dengan tubuh Pak Tono.

“Aku mau Keluar Pak …. Aku inginkan keluaaaaarrrrr …. AAAAAHHHHH …. AAAAAAAAHHHHHHHH …..AAAAAAHHHHHHHHHHH ….” Aku berteriak mencungkil semua rasa saat orgasme meledak-ledak di dalam tubuhku. Orang yang lewat dan semua tukang yang sedang bekerja di lading menciptakan sumur bor memindahkan perhatian mereka ke arah kami berdua. Aku telah tidak peduli lagi. Kenikmatan seksual ini jauh lebih berharga bagiku. Sesaat sesudah tubuhku pulang melemas, Pak Tono menarik keluar kontolnya dari memekku dan meminta aku mengerjakan oral lagi. Hanya sejumlah menit saja aku mengulum, mengenyot dan menjilari Kontol Pak Tono sampai akhirnya Kontol tersebut menumpahkan air mani kental berwarna putih. Sebagian air mani tersebut membasahi bajuku dan rambutku. Lalu aku menjilati saldo air mani dari Kontol Pak Tono sampai bersih.

Baca Juga : Cerita Diewe Guruku Karena Payudaraku

Setelah tersebut aku berbenah rok dan bajuku dan mohon ijin Pak Tono guna pulang. Celana dalam sengaja tidak aku gunakan lagi. Di sepanjang jalan, ada sejumlah orang yang menoleh ke arahku saat berpapasan. Aroma air mani segar yang tumpah di bajuku barangkali yang unik perhatian mereka. Aku terus bejalan tanpa mempedulikan mereka. Sesampai di lokasi tinggal aku memberika belanjaanku untuk Mak yang bingung menyaksikan ceceran air mani di bajuku. Tapi dia tidak tidak sedikit tanya. Selitas aku menyaksikan air matanya berlinang. Aku juga tidak peduli. Kalau memng aku mesti menjadi budak seks Pak Tono untuk membantu orangtuaku, kenapa tidak sekalian saja aku merasakan setiap persetubuhan yang aku lakukan. Bagaimanapun, aku toh mesti melakukannya ….

Hari ini aku kembali membawa Bapak ke lokasi tinggal sakit guna melanjutkan pengobatannya. Syukurlah, dokter bilang situasi Bapak sudah tidak sedikit kemajuan. Aku menyempatkan diri saat sedang berada di lokasi tinggal sakit untuk mendatangi dokter kandungan. Aku mohon pada dokter tersebut untuk memasangkan spiral di rahimku. Semula dokter menyarankan aku untuk membatalkan niatku, tetapi dengan sedikit kedustaan dia pun mau melakukannya. Aku katakana pada dokter tersebut bahwa aku sedang menuntaskan kuliah S2-ku. Kehamilan tentu akan paling mengganggu. Entah aku dapat gagasan dari mana guna mengarang kisah bohong itu. Dengan spiral di rahimku, aku tidak akan fobia lagi persetubuhanku dengan Pak Tono selesai dengan kehamilan.

Situs Judi Dadu

Setelah sejumlah hari tidak menyentuh tubuhku, senja tadi Pak Tono bertandang ke rumah. Aku tahu apa maksud kedatangannya dan aku pun telah menyiapkan diriku guna kembali melayaninya. Bayangan akan kesenangan orgasme menciptakan aku menjadi bergairah. Aku sambut Pak Tono di pintu depan dan menyilakannya duduk di ruang tamu. Setelah menghidangkan secangkir teh, aku mendampingi Pak Tono berbicang-bincang sebentar.

“Wati, anda ngewek di taman belakang sana yuk …” kata Pak Tono. “Sudah lama kan anda gak ngewek.” “Terserah Bapak saja … Saya kan gak dapat nolak,” jawabku pasrah. Pak Tono bangkit dari kursi tamu dan unik tanganku guna mengikutinya ke taman belakang rumah. Taman di belakang lokasi tinggal tidak terlampau terbuka. Pagar sampingnya cukup tinggi, namun bagian belakangnya sengaja melulu dipagari dengan pohon perdu setinggi pinggang yang tidak jarang kali dipangkas rapi. Di taman itu, ada sejumlah buah kursi taman dari batu tanpa sandaran serta suatu meja batu besar. Di sekelilingya ditumbuhi sekian banyak tanaman hias dan bunga. Ah, bersetebuh di angkasa terbuka, membayangkannya saja aku telah terangsang. Tanpa disentuh pun, memekku telah basah.

Baca Juga : Cerita Seks Babysister Dientot Kontol Besar

Pak Tono meminta aku mencopot semua pakaianku. Dia agak kaget menyaksikan ternyata aku telah tidak menggunakan celana dalam. Setelah tidak terdapat benang sehelai juga yang menempel di kulitku, Pak Tono meminta aku duduk di pinggir meja batu besar. Dia pun mencopot pakaiannya, sampai-sampai kami juga berdua bugil laksana bayi baru lahir. Dia berjongkok di hadapanku dan mengusung kedua kakiku. Ternyata dia hendak menciumi dan menjilati memek dan itilku. “Ssssshhhhhh …. Yahhhhhhhhhh ….. Itilnya, Pak ……… Itilnya ………… Yahhhhhh ……. Ohhhhhhhhhhhh ………” kataku seraya terus mendesis merasakan setiap sapuan lidahnya di itilku.

Setelah memekku benar-benar basah, Pak Tono duduk di di antara kursi batu dan meminta aku duduk di pangkuannya. Dengan gampang kontolnya masuk ke memekku saat aku menurunkan pantatku. Dengan bertumpu pada pundak Pak Tono aku bergerak naik turun sampai-sampai Kontol Pak Tono bergerak bebas Keluar masuk memekku. Sebentar saja aku telah tenggelam dalam kesenangan birahi. Aku terus mendesah dan mendesis. Ternyata Pak Tono sangat menyenangi tingkahku masing-masing kali dia menyetubuhiku. Istrinya atau perempuan lain yang tidak jarang dia setubuhi seringkali hanya diam saja menerima segala perlakuan Pak Tono. Desahan dan teriakanku membuatnya lebih bergairah. Sambil duduk laksana itu, itilku tidak jarang kali bergesekan dengan jembut Pak Tono yang kasar masing-masing kali aku bergerak turun.

Agen Resmi SBOBET Indonesia

LIGA 188 Agen Judi Bola Casino Online Deposit 24 Jam

Setelah bermain dengan posisi duduk selama sejumlah puluh menit, Pak Tono meminta aku rebah di meja batu besar dan dia juga menyodokkan kontolnya ke memekku seraya berdiri. Kedua kakiku dilipat ke atas dan ditopang oleh kedua tangannya. Dengan begitu, memekku menjadi menyembul ke atas dan lebih keras mengapit Kontol Pak Tono. “Aaaaahhhhhh …… Ini baru enaaaaaakk ….” Kata Pak Tono seraya terus menggenjot pinggulnya. “Genjot yang kuat, Pak …. Ayo … dong ….” Kataku memberi semnagat. Satu tanganku menjulur ke bawah guna meraih itilku sendiri. Sambil terus merasakan setiap tusukan Kontol Pak Tono di lubang memekku, aku menggosok-gosok dan memilin-milin itilku. Sementara tangan yang satu lagi aku pergunakan guna memilin-milin pentil buah dadaku.

Tanpa sadar mulutku tersingkap lebar mendapatkan kesenangan rangsangan itu. “Ahhhhhh … ahhhhhhh …. Ahhhhhh ….. ahhhhh ….” Keluar dari mulutku masing-masing kali Pak Tono menyodokkan kontolnya. “Kocok yang cepat, Pak … Lebih cepat, lebih cepat …. Tolong, Pak … Kocok lebih cepaaaattt ….. Aku telah mau keluaaaarrrr ……Ahhhhhh ……” laksana yang sudah-sudah Pak Tono pun mengisi permintaanku. Dia unik dan mendorong kontolnya lebih cepat. Ergesekan Kontol Pak Tono dan memekku menerbitkan bunyi berdecak-decak. Tubuh kami telah bermandi keringat.

Baca Juga : Cerita Ngentot Dua Memek

Entah pada sodokan yang keberapa aku pun menjangkau orgasme. “AAAAAAHHHHHHHHHHHHHH …………… AHHHHHHHHHHHHHH …. AAAAAAAAAAAAAAHHHHHHHHHH ….. EENNNNNNAAAAAKKKKKHHH !!!” teriakku. Kakiku kaku menjulur ke atas dan pahaku mengatup. Kontol Pak Tono tak dapat lagi bergerak. Kontol tersebut berdenyut-denyut di dalam memekku dan kesudahannya menyemburkan cairan kental mengisi rahimku. “AAAARRRRGGHHHHHH ……” Pak Tono juga berteriak seraya memancarkan cairan spermanya. “WATIIIII …. SAYA JUGA KELUARRRRR…”

Pak Tono tertunduk lemas seraya bertopang pada meja batu dengan kedua tangannya. Kedua kakiku sekarang menjuntai lemas. Namun Pak Tono kelihatannya sengaja tidak menarik keluar kontolnya dari memekku. Bahkan dia sejumlah kali mendorongnya supaya masuk lebih dalam. Ketika kontolnya telah benar-benar lemas lunglai, barulah Pak Tono mencabutnya dan rebah disampingku.

Bandar PokerQ Indonesia

“Wati, anda tadi mengapit Kontol saya sampai-sampai saya tidak dapat mencabutnya. Air mani saya tumpah seluruh di dalam memek kamu. Apa anda sengaja supaya kamu hamil?” tanya Pak Tono. “Tenang Pak. Aku telah pasang spiral . Kecil kemungkinannya aku hamil,” jawabku. “Ohhhh … syukurlah. Aku agak kaget tadi,” kata Pak Tono lega dan guna Pertama kalinya dia menghirup keningku.

Setelah merenggut keperawananku dan menyetubuhiku berulang kali, berikut kali Pertama Pak Tono menciumku. Aku memegang wajahnya dan membelainya. Entah siapa yang memulai, kami lantas berpagutan. Kami berciuman dengan lembut dan tidak tergesa-gesa. Indah sekali … Lima menit kami berciuman. Lidah kami bertemu dan bergelut di dalam mulutku. Karena ciuman tersebut Pak Tono dan aku pulang terangsang.

Cerita Ngentot Hilang Perawanku Akibat Utang

Tangan Pak Tono kembali bertindak meremas payudaraku dan memainkan itilku secara bergantian. Sementara aku mengelus dan mengocok Kontol Pak Tono supaya tegang kembali. Begitu kontolnya pulang tegang, aku mendorong Pak Tono supaya rebah di atas meja batu dan aku naik ke atas tubuhnya. Dengan sekali sentakan, Kontol Pak Tono pulang masuk ke memekku yang masih basah oleh air maninya tadi. Dan kami juga terhanyut pulang dalam gelombang birahi Desahan dan teriakan kesenangan kembali Keluar dari mulut kami.

Sore itu, dua kali Pak Tono menumpahkan air maninya di dalam memekku dan dua kali pula aku menguyur Kontol Pak Tono dengan cairan memekku saat kami orgasme. Setelah puas, Pak Tono pulang berpakaian dan pamit pulang. Tak tak sempat dia menyelipkan sejumlah lembar duit ratusan ribu di tanganku. Aku menerimanya. Aku perlu untuk penyembuhan Bapak, menunaikan listrik dan santap sehari-hari.

Situs Game Bola Tangkas Indonesia

Aku sengaja tetap bermukim di taman belakang, rebahan di atas meja batu, telanjang bulat. Air mani Pak Tono menetes Keluar dari memekku. Mungkin aku sempat terlelap di atas meja batu itu, sebab begitu aku tersadar tubuhku telah tertutup kain batik. Mungkin Mak yang menyellimuti aku tadi. Aku juga bangkit dan pergi ke kamar mandi guna memberihkan badanku dari keringatku dan keringat Pak Tono. Setelah itu, aku masuk ke kamar dan rebahan di atas lokasi tidur melulu berbalut daster. Aku mengupayakan memutar pulang rekaman persetubuhan kami tadi dalam benakku. Nikmat sekali …. Sejenak aku dapat melupakan semua kendala dan masalah yang membelit keluargaku.

Aku mendapat kabar dari Pak Jono tadi siang saat dia membawakan satu kardus sarat mengandung jamu-jamuan guna wanita bahwa Pak Tono dan istrinya cekcok hebat sebab ada yang mengadukan “kegiatan” kami berdua di pinggir jalan tempo hari. Istri Pak Tono menakut-nakuti untuk mengemukakan gugatan cerai, namun Pak Tono hanya tersenyum saja mendengar ancaman itu. Aku sempat bingung saat Pak Jono bilang terima kasih kepadaku. Ternyata sesudah pertengkaran itu, istri Pak Tono sudah sejumlah kali menyuruh Pak Jono bersebadan.

Baca Juga : Cerita Perkosaan Adik Mantanku

“Saya sebenarnya bercita-cita bisa ngewek sama Neng Wati, tapi tersebut kan gak mungkin. Tapi, bisa sering-sering ngewek sama Ibu saja saya telah senang … Hehehehe … Buat selingan, Neng. Bosan pun sama yang di rumah,” kata Pak Jono.

Tadi senja Pak Tono datang berangjangsana untuk menemukan pelayanan laksana biasa. Kali ini dia tidak gunakan basa-basi lagi. Begitu aku duduk di sampingnya di sofa, dia langsung menyergap aku dan kami juga berciuman. Selama sejumlah puluh menit bibir dan lidah kami bertautan. Sementara tersebut tangan Pak Tono terus bergerilya di masing-masing bagian tubuhku. Baju kami juga stu per satu lepas dari badan kami, sampai-sampai kami berdua benar-benar telanjang laksana bayi yang baru lahir.

Di sana, di atas sofa di ruang tamu, saat sinar matahari senja masih menerangi ruangan itu, aku dan Pak Tono pulang terhanyut dalam panasnya gelora birahi. Tanpa mempedulikan bahwa kami bisa menjadi tontonan orang yang lewat di jalan depan rumah, kami terus bergelut di atas sofa yang sekarang mulai basah dengan keringat kami.

Situs Game Tembak Ikan Android

Pak Tono mendorong tubuhku sampai rebah di sofa. Kedua kakiku diangkatnya, lalu ditahan dengan bahunya. Perlahan-lahan dia menunjukkan kontolnya ke memekku. Aku menolong membimbing ujung Kontol Pak Tono supaya tepat sasaran. Sekali dorong, Kontol Pak Tono juga menerobos masuk liang sanggamaku. Sambil memegang kedua betisku,Pak Tono mulai mengerjakan gerakan maju mundur sampai-sampai kontolnya timbul terbenam dalam memekku. Buah dadaku berguncang-guncang seirama dengan masing-masing sodokan Kontol Pak Tono ke dalam memekku.

Aku meraih suatu bantal sandaran sofa untuk menahan kepalaku. Dengan posisi begitu, aku dapat melihat gerakan Kontol Pak Tono yang Keluar masuk memekku. Setiap kali Pak Tono mendorong masuk kontolnya, memekku menjadi agak kempot dan saat Kontol tersebut ditarik keluar, memekku menjadi agak gembung. Aku paling terkesan dengan apa yang aku lihat di selangkanganku. Semua tersebut membuat aku semakin terangsang.

“Kamu suka melihatnya, Wati?” tanya Pak Tono seraya terus bergoyang. “Ahhhhhh ……Iya, Ahhhhhhhhh …….. namun aku lebih suka rasanya. Ahhhhhh …. Yeahhhhh …. Sssssshhhh …. Yeahhhhh …. Ahhhhhhh ….” Jawabku di sela-sela desahan kenikmatan. Setelah selama sepuluh menit, kakiku terasa pegal. Pak Tono menekuk lututku sampai-sampai sekarang pahaku bertumpu pada perut dan dadaku. Namun baru lima menit disodok dengan posisi laksana itu, gentian Pak Tono yang merasa pegal dan dia mohon ganti posisi. Aku menyuruhnya berbaring di sofa dengan kedua kaki lurus di atas sofa. Aku naik ke atas tubuhnya dan menancapkan kontolnya pulang ke memekku. Aku merasa laksana seorang koboi yang sedang menunggang kuda.

“Oooooohh … yeahhhhhhh …. Hussss …. Hussssss,” kakatu seraya bergaya laksana koboi. “Ya … Goyang terus, Wati …. Enak sekali …. Teruuuuuss ….” Ujar Pak Tono seraya menggapai buah dadaku dan meremasnya.

Agen PokerQ Indonesia

Aku terus menggerakkan pantatku naik turun sampai-sampai Kontol Pak Tono dapat terus bergesekan dengan dinding-dinding dalam memekku. Setiap gesekan memberi kami sensasi yang spektakuler dan tidak terbayang nikmatnya. Keringat semakin deras mengucur dari tubuh kami. Aku mempercepat gerakkanku sebab kau merasa sudah nyarisa Pak Tono seraya menggerakkan pantatnya sampai-sampai gesekan antara memekku dan kontolnya semakin ce mencapai klimaks. “Ahhhhh …. Ahhhhhh … Ahhhhhh ….. Aku telah mau sampai, Pak …. Aahhhhh …. Ahhhh …” kataku. “Saya pun ..” katpat. Tak lama lantas puncak tersebut pun tercapai.

“YEEAAAAHHHHH…. AAAAAHHHHHHHHH …….AHHHHHHHHHHH,” kami juga berteriak bersamaan melepas seluruh rasa. Badanku mengejang dan menekuk ke belakang sampai-sampai aku mesti bertumpu pada kedua kaki Pak Tono yang pun menjadi kaku. Tubuhku bergetar hebat dan kesudahannya aku tumbang dan rebah di atas dada Pak Tono. Nafas kami mengejar cepat, secepat detakan jatung kami.

Kami berdekapan dan pulang berciuman selama sejumlah menit. Tangan Pak Tono mengelus-elus punggungku sedangkan aku terus berbaring di atas badannya. Aku biarkan Kontol Pak Tono tetap di dalam memekku walaupun Kontol tersebut sudah bukan lagi tegang. Aku hendak lebih lama menikmati kehadiran Kontol tersebut di memekku. Ketika kesudahannya aku bangkit berdiri, air mani Pak Tono yang bercampur cairan dari memekku sendiri merembes Keluar dan mengalir di sisi dalam kedua pahaku. Aku duduk di sofa dan aku biarkan cairan kami tersebut membasahi sofa.

Situs Game Slot Online

Setelah berpakaian kembali, Pak Tono menghampiriku yang masih terduduk lemas di sofa dan telanjang bulat. Pak Tono mengecup keningku dan menyampaikan terima kasih atas kesenangan yang baru saja dia dapatkan dari tubuhku. Sebelum melangkah keluar, Pak Tono laksana biasa mengeluarkan sejumlah lembar duit ratusan ribu dari dompetnya.film barat klik Kali ini uang tersebut dia gulung dan diselipkannya ke dalam memekku yang masih saja mengucurkan sisa-sia air maninya.

Setelah hilang lemasku, aku raih pakaianku yang terserak di lantai dan berlangsung masuk mengarah ke kamarku seraya tetap telanjang. Setelah melempar pakaianku ke atas lokasi tidur, aku ambil selembar handuk. Aku Keluar kamar dengan handuk di tangan mengarah ke ke kamar mandi. Di ruang makan, aku bertemu Mak. Aku berikan duit pemberian Pak Tono yang sudah basah terpapar air mani dan cairan memekku tadi ke Mak. Hari ini, dana yang kami butuhkan guna makan tersebut benar-benar Keluar dari memekku ….

Liga188

Cerita Ngentot Hilang Perawanku Akibat Utang ¦ Cerita Sex Perkosaan
http://kisahwanita.com/cerita-ngentot-h…nku-akibat-utang/
Copyright © 2019 Liga188 All Right Reserved