Cerita Hot Ngentot Suster Manis

Cerita Hot Ngentot Suster Manis

Cerita Seks Suster ini berjudul ” Cerita Hot Ngentot Suster ManisCerita Dewasa, Cerita Hot, Cerita Sex Panas, Cerita Sex Bokep. Kisah Seks, Kisah Mesum, Cerita Sex Tante, Cerita Sex Sedarah, Cerita Sex Janda, Jilbab, Terbaru 2019. Cerita Dewasa Populer, Foto Bugil Tante, Cerita Hot Sex, Memek Ngentot Kontol, Tante STW Hot, Kisah Wanita, Cerita Hot Online.

Cerita Sexs – ini terjadi sejumlah tahun yang lalu, dimana saat tersebut saya sedang diasuh di lokasi tinggal sakit untuk sejumlah hari. Saya masih duduk di ruang belajar 2 SMA pada ketika itu. Dan dalam hal asmara, terutama “bercinta” saya sama sekali belum mempunyai pengalaman berarti. Saya tidak tahu bagaimana memulai kisah ini, sebab semuanya terjadi begitu saja. Tanpa kusadari, ini ialah awal dari semua empiris asmaraku hingga dengan ketika ini.

Cerita Hot Ngentot Suster Manis

Sebut saja nama wanita tersebut Ira, sebab jujur saja saya tidak tahu siapa namanya. Ira ialah seorang suster lokasi tinggal sakit dimana saya dirawat. Karena terjangkit fenomena pengakit hepatitis, saya mesti diasuh di Rumah sakit selama sejumlah hari. Selama tersebut juga Ira setiap ketika selalu melayani dan merawatku dengan baik. Orang tuaku terlampau sibuk dengan usaha pertokoan family kami, sampai-sampai selama dirumah sakit, saya lebih tidak sedikit menghabiskan masa-masa seorang diri, atau bila pas kebetulan teman-temanku datang membesukku saja.

Yang kuingat, hari tersebut saya telah mulai merasa agak baikkan. Saya mulai bisa duduk dari lokasi tidur dan berdiri dari lokasi tidur sendiri. Padahal sebelumnya, jangankan guna berdiri, untuk mengembalikan tubuh pada ketika tidurpun rasanya paling berat dan lemah sekali. Siang tersebut udara terasa agak panas, dan pengap. Sekalipun ruang kamarku ber AC, dan lumayan luas guna diriku seorang diri. Namun, saya benar-benar merasa pengap dan sekujur tubuhku rasanya lengket. Yah, saya memang sudah sejumlah hari tidak mandi. Maklum, dokter belum mengijinkan aku guna mandi hingga demamku benar-benar turun.

Agen Game Slot Indonesia

Akhirnya saya mengurangi bel yang berada disamping lokasi tidurku guna memanggil suster. Tidak lama kemudian, suster Ira yang kuanggap sangat cantik dan sangat baik dimataku tersebut masuk ke kamarku.

“Ada apa Dik?” tanyanya ramah seraya tersenyum, manis sekali.
Tubuhnya yang sintal dan agak menunduk sambil mengecek suhu tubuhku menciptakan saya bisa melihat format payudaranya yang tampak montok dan menggiurkan. Cerita Hot Ngentot Suster Manis

“Eh, ini Mbak. Saya merasa tubuhku lengket semua, mungkin sebab cuaca hari ini panas banget dan telah lama saya tidak mandi. Jadi saya inginkan tanya, apakah saya telah boleh mandi hari ini mbak?”, tanyaku sambil menyatakan panjang lebar. Cerita Hot Ngentot Suster Manis

Saya memang senang mengobrol dengan suster cantik yang satu ini. Dia masih muda, sangat tidak hanya lebih tua 4-5 tahun dari usiaku ketika itu. Wajahnya yang khas itupun terlihat paling cantik, laksana orang India kalau disaksikan sekilas. “Oh, begitu. Tapi saya tidak berani kasih jawabannya kini Dik. Mbak musti tanya dulu sama Pak dokter apa adik telah boleh dimandiin apa belum”, jelasnya ramah. Cerita Hot Ngentot Suster Manis

Mendengar kalimatnya guna “memandikan”, saya merasa darahku seolah berdesir keatas benak semua. Pikiran kotorku menginginkan seandainya benar Mbak Ira inginkan memandikan dan menggosok-gosok sekujur tubuhku. Tanpa sadar saya terbengong sejenak, dan batang kontolku berdiri dibalik celana pasien lokasi tinggal sakit yang tipis itu. “Ihh, anda nakal deh mikirnya. Kok pake ngaceng segala sih, tentu mikir yang ngga-ngga ya. hi hi hi”.

Agen Bola Seksibet Indonesia

Seksibet

Mbak Ira ternyata menyaksikan reaksi yang terjadi pada penisku yang memang mesti kuakui sempat mengeras sekali tadi. Saya hanya tersenyum menyangga malu dan memblokir bagian bawah tubuhku dengan selimut.
“Ngga kok Mbak, hanya spontanitas aja. Ngga mikir macem-macem kok”, elakku sambil menyaksikan senyumannya yang semakin manis itu. Cerita Hot Ngentot Suster Manis

“Hmm, bila memang anda mau merasa gerah sebab badan terasa lengket Mbak dapat mandiin kamu, kan tersebut sudah keharusan Mbak kerja disini. Tapi Mbak bener-bener ngga berani bila Pak dokter belum mengijinkannya”, lanjut Mbak Ira lagi seolah memancing gairahku. Cerita Hot Ngentot Suster Manis

“Ngga apa-apa kok mbak, saya tahu Mbak ngga boleh sembarangan ambil keputusa” jawabku serius, saya tidak inginkan terlihat “nakal” dihadapan suster cantik ini. Lagi pula saya belum empiris dalam soal memikat wanita.

Suster Ira masih tersenyum seolah menyimpan hasrat tertentu, lantas dia memungut bedak Purol yang terdapat diatas meja disamping lokasi tidurku. Cerita Hot Ngentot Suster Manis
“Dik, Mbak bedakin aja yah biar ngga gerah dan terasa lengket”, lanjutnya seraya membuka tutup bedak tersebut dan melumuri telapak tangannya dengan bedak. Cerita Hot Ngentot Suster Manis

Saya tidak dapat menjawab, jantungku rasanya berdebar kencang. Tahu-tahu, dia telah membuka kancing pakaianku dan menyingkap bajuku. Saya tidak menolak, sebab dibedakin juga dapat membantu menghilangkan rasa gerah pikirku ketika itu. Mbak Ira lantas menyuruhku mengembalikan badan, sampai-sampai sekarang saya dalam suasana tengkurap diatas lokasi tidur.

Tangannya mulai terasa melumuri punggungku dengan bedak, terasa sejuk dan halus sekali. Pikiranku tidak dapat terkontrol, semenjak dirumah sakit, memang telah lama saya tidak menginginkan hal-hal mengenai seks, ataupun mengerjakan onani sebagaimana seringkali saya kerjakan dirumah dalam suasana sehat. Kontolku benar-benar berdiri dan mengeras tertimpa oleh tubuhku sendiri yang dalam suasana tenglungkup.

Bandar Judi Game Slot Indonesia

Rasanya hendak kugesek-gesekkan kontolku di permukaan ranjang, tetapi tidak barangkali kulakukan sebab ada Mbak Ira ketika ini. fantasiku melayang jauh, lagipula sesekali tangannya yang mungil tersebut meremas pundakku laksana sedang memijat. Terasa terdapat cairan jernih mengalir dari ujung kontolku sebab terangsang.

Beberapa saat lantas Mbak Ira menyuruhku mengembalikan badan. Saya merasa canggung bukan main, sebab takut dia kembali menyaksikan kontolku yang ereksi.
“Iya Mbak..”, jawabku sambil berjuang menenangkan diri, sayapun mengembalikan tubuhku.

Kini kupandangi wajahnya yang berada begitu dekat denganku, rasanya bisa kurasakan hembusan nafasnya dibalik hidung mancungnya itu. Kucoba mengurangi perasaan dan benak kotorku dengan memejamkan mata.

Sekarang tangannya mulai membedaki dadaku, jantungku kutahan sekuat mungkin supaya tidak berdegup terlampau kencang. Saya benar-benar terangsang sekali, lagipula saat sejumlah kali telapak tangannya menyentuh putingku.

“Ahh, geli dan enak banget”, pikirku.
“Wah, kok jadi keras ya? he he he”, saya kaget mendengar ucapannya ini.
“Ini loh, putingnya jadi keras.. anda terangsang ya?”

Mendengar ucapannya yang begitu vulgar, saya benar-benar terangsang. Kontolku langsung berdiri pulang bahkan lebih keras dari sebelumnya. Tapi saya tidak berani melakukan apa-apa, cuma bercita-cita dia tidak menyaksikan kearah kontolku. Saya hanya tersenyum dan tidak bicara apa-apa. Ternyata Mbak Ira semakin berani, dia sekarang tidak lagi membedaki tubuhku, tetapi memainkan putingku dengan jari telunjuknya. Diputar-putar dan sesekali dicubitnya putingku.

Bandar Poker Seksibet Indonesia

“Ahh, geli Mbak. Jangan digituin”, kataku menyangga malu.
“Kenapa? Ternyata cowok dapat terangsang pun yah bila putingnya dimainkan gini”, lanjutnya seraya melepas jari-jari nakalnya.

Saya benar-benar kehabisan kata-kata, dilema kurasakan. Disatu sisi saya hendak terus di”kerjain” oleh Mbak Ira, satu sisi saya merasa malu dan fobia ketahuan orang beda yang barangkali saja tiba-tiba masuk.
“Dik Iwan telah punya pacar?”, tanya Mbak Ira kepadaku.
“Belum Mbak”, jawabku berdebar, sebab membayangkan ke arah mana dia bakal berbicara.

“Dik Iwan, pernah main sama cewek ngga?”, tanyanya lagi.
“Belum mbak” jawabku lagi.
“hi.. hi.. hi.. masa ngga pernah main sama cewek sih”, lanjutnya centil.

Aduh pikirku, alangkah bodohnya saya dapat sampai terjebak olehnya. Memangnya “main” apaan yang saya pikirkan barusan. Pasti dia beranggapan saya benar-benar “nakal” pikirku ketika itu. “Pantes deh, de Iwan dari tadi Mbak perhatiin ngaceng terus, Dik Iwan inginkan main-main sama Mbak ya?

Wow, nafsuku langsung bergolak. Saya hanya terbengong-bengong. Belum sempat saya menjawab, Mbak Ira sudah mengawali aksinya. Dicumbuinya dadaku, diendus dan ditiup-tiupnya putingku. Terasa sejuk dan geli sekali, lantas dijilatnya putingku, dan dihisap seraya memainkan putingku didalam mulutnya dengan lidah dan gigi-gigi kecilnya.
“Ahh, geli Mbak”m rintihku keenakan.

Agen Judi Resmi SBOBET Indonesia

Situs Seksibet

Kemudian dia menciumi leherku, telingaku, dan kesudahannya mulutku. Awalnya saya hanya diam saja tidak dapat apa-apa, setelah sejumlah saat saya mulai berani menjawab ciumannya. Saat lidahnya memaksa masuk dan menggelitik langit-langit mulutku, terasa paling geli dan enak, kubalas dengan memelintir lidahnya dengan lidahku. Kuhisap lidahnya dalam-dalam dan mengulum lidahnya yang basah itu. Sesekali saya mendorong lidahku kedalam mulutnya dan terhisap oleh mulutnya yang merah tipis itu. Tanganku mulai berani, mulai kuraba pinggulnya yang montok itu. Namun, ketika saya mengupayakan menyingkap rok seragam susternya itu, dia mencungkil diri.

“Jangan di sini Dik, ntar bila ada yang tiba-tiba masuk dapat gawat”, katanya.
Tanpa menantikan jawabanku, dia langsung menuntunku turun dari lokasi tidur dan berlangsung masuk ke kamar mandi yang terletak disudut kamar.

Di dalam kamar mandi, dikuncinya pintu kamar mandi. Kemudian dia menghidupkan kran bak mandi sampai-sampai suara deru air agak merisik dalam ruang kecil itu. Tangannya dengan tangkas mencopot semua pakaian dan celanaku hingga saya telanjang bulat.

Kemudian dia sendiripun melepas topi susternya, digantungnya di balik pintu, dan melepas sejumlah kancing seragamnya sampai-sampai saya kini dapat melihat format sempurna payudaranya yang kuning langsat dibalik Bra-nya yang berwarna hitam. Kami juga melanjutkan cumbuan kami, kali ini lebih panas dan bernafsu. Saya belum pernah berciuman dengan wanita, tetapi Mbak Ira benar-benar pintar membimbingku.

Sebentar saja sudah tidak sedikit jurus yang kepelajari darinya dalam berciuman. Kulumat bibirnya dengan bernafsu. Kontolku yang berdiri tegak kudekatkan kepahanya dan kugesek-gesekkan. Ahh enak sekali. Tanganku pun kian nekat meremas dan membuka Bra-nya. Kini dia telah bertelanjang dada dihadapanku, kuciumi puting susunya, kuhisap dan memainkannya dengan lidah dan sesekali menggigitnya. Cerita Hot Ngentot Suster Manis

Bandar Resmi Tembak Ikan Indonesia

“Yes, enak.. ouh geli Wan, ah.. anda pinter banget sih”, desahnya seolah geram seraya meremas rambutku dan membenamkannya ke dadanya. Cerita Hot Ngentot Suster Manis

Kini tangannya mulai meraih kontolku, digenggamnya. Tersentak saya dibuatnya. Genggamannya begitu erat, tetapi terasa hangat dan nikmat. Saya juga melepas kulumanku di putingnya, sekarang kududuk diatas closet sambil tidak mempedulikan Mbak Ira memainkan kontolku dengan tangannya. Dia jongkok mengahadap selangkanganku, dikocoknya kontolku pelan-pelan dengan kedua tangannya. Cerita Hot Ngentot Suster Manis

Cerita Hot Ngentot Suster Manis

“Ahh, enak banget Mbak.. asik.. ahh.. ahh..”, desahku menahan supaya tidak menyemburkan maniku cepat-cepat.

Kuremas payudaranya ketika dia terus mengocok kontolku, kini kulihat dia mulai menyelipkan tangan kirinya diselangkannya sendiri, digosok-gosoknya tangannya ke arah memeknya sendiri. Melihat aksinya tersebut saya benar-benar terangsang sekali. Kujulurkan kakiku dan ikut memainkan memeknya dengan ibu jari kakiku. Ternyata dia tidak mengelak, dia justeru melepas celana dalamnya dan berjongkok tepat diatas posisi kakiku.

Kami saling melayani, tangannya mengocok kontolku pelan seraya melumurinya dengan ludahnya sehingga kian licin dan basah, sedangkan saya sibuk menggelitik memeknya yang ditumbuhi bulu-bulu keriting tersebut dengan kakiku. Terasa basah dan tidak banyak becek, sebenarnya saya hanya menggosok-gosok saja dengan ibu jari kaki.

Agen Kasino Online 24 Jam

“Yes.. ah.. badung banget anda Wan.. em, em, eh.. enak banget”, desahnya keras.
Namun suara percikan air bak begitu keras sampai-sampai saya tidak cemas didengar orang. Saya pun membalas desahannya dengan keras juga. Cerita Hot Ngentot Suster Manis

“Mbak Ira, sedotin kontol saya dong.. please.. saya kepingin banget”, pintaku sebab memang telah dari tadi saya menginginkan sedotan mulutnya di kontolku laksana adegan film BF yang biasa kutonton. “Ih.. anda nakal yah”, jawabnya seraya tersenyum.

Tapi ternyata dia tidak menolak, dia mulai menjilati kepala kontolku yang telah licin oleh cairan pelumas dan air ludahnya itu. Saya cuma dapat menahan nafas, sesaat gerakan ibu jari kakiku terhenti menahan kesenangan yang sama sekali belum pernah kurasakan sebelumnya. Cerita Hot Ngentot Suster Manis

Dan tiba-tiba dia memasukkan kontolku ke dalam mulutnya yang tersingkap lebar, lantas dikatupnya mulutnya sehingga sekarang kontolku terjepit dalam mulutnya, disedotnya tidak banyak batang kontolku sampai-sampai saya merasa sekujur tubuhku serasa mengejang, lantas ditariknya kontolku keluar.

“Ahh.. ahh..”, saya mendesah keenakkan masing-masing kali tarikan tangannya dan mulutnya untuk menerbitkan kontolku dari jepitan bibirnya yang manis itu.

Agen Resmi Slot Playtech Indonesia

Seksibet

Kupegang kepalanya untuk menyangga gerakan tarikan kepalanya supaya jangan terlampau cepat. Namun, sedotan dan jilatannya sesekali disekeliling kepala kontolku didalam mulutnya benar-benar terasa geli dan nikmat sekali.

Tidak hingga diulang 10 kali, tiba-tiba saya merasa getaran di sekujur batang kontolku. Kutahan kepalanya supaya kontolku tetap berada dsidalam mulutnya. Seolah tahu bahwa saya bakal segera “keluar”, Mbak Ira menghisap semakin kencang, disedot dan terus disedotnya kontolku. Terasa agak perih, tetapi sangat enak sekali.

“AHH.. AHH.. Ahh.. ahh”, teriakku seketika tersemprot cairan mani yang paling kental dan tidak sedikit karena telah lama tidak dikeluarkan tersebut kedalam mulut Mbak Ira.

Dia terus memnghisap dan menelan maniku seolah merasakan cairan yang kutembakkan itu, matanya merem-melek seolah ikut merasakan kesenangan yang kurasakan. Kubiarkan sejumlah saat kontolku dikulum dan dijilatnya hingga bersih, hingga kontolku melemas dan lunglai, baru dilepaskannya sedotannya.

Sekarang dia duduk di dinding kamar mandi, masih mengenakan pakaian seragam dengan kancing dan Bra terbuka, ia duduk dan mengusung roknya ke atas, sehingga sekarang memeknya yang telah tidak ditutupi CD tersebut terlihat jelas olehku. Dia mebuka lebar pahanya, dan digosok-gosoknya memeknya dengan jari-jari mungilnya itu.

Saya hanya terbelalak dan terus merasakan pemandangan langka dan estetis ini. Sungguh belum pernah saya menyaksikan seorang wanita mengerjakan masturbasi dihadapanku secara langsung, lagipula wanita tersebut secantik dan semanis Mbak Ira.

Bandar Poker Online 24 Jam

Sesaat lantas kontolku telah mulai berdiri lagi, kuremas dan kukocok sendiri kontolku seraya tetap duduk di atas toilet seraya memandang kegiatan “panas” yang dilaksanakan Mbak Ira. Desahannya mengisi ruang kamar mandi, diselingi deru air bak mandi sampai-sampai desahan tersebut menggema dan tersiar begitu menggoda.

Saat menyaksikan saya mulai ngaceng lagi dan mulai mengocok kontol sendiri, Mbak Ira terlihat semakin terangsang juga.

Tampak tangannya mulai menyelip tidak banyak masuk kedalam memeknya, dan digosoknya semakin cepat dan cepat. Tangan satunya lagi memainkan puting susunya sendiri yang masih mengeras dan terlihat kian mancung itu.
“Ihh, kok ngaceng lagi sih.. belum puas ya..”, canda Mbak Ira seraya mendekati diriku.

Kembali digenggamnya kontolku dengan memakai tangan yang tadi baru saja digunakan untuk memainkan memeknya. Cairan memeknya di tangan tersebut membuat kontolku yang sejak tadi telah mulai kering dari air ludah Mbak Ira, sekarang kembali basah. Saya mengupayakan membungkukkan tubuhku guna meraih memeknya dengan jari-jari tanganku, namun Mbak Ira menepisnya.

“Ngga usah, biar lumayan Mbak aja yang puasin kamu.. hehehe”, agak kecewa saya mendengar tolakannya ini. Mungkin dia cemas saya memasukkan jari tanganku sampai-sampai merusak selaput darahnya pikirku, sampai-sampai saya hanya diam saja dan kembali merasakan permainannya atas kontolku guna kedua kalinya dalam kurun masa-masa 10 menit terakhir ini.

Kali ini saya bertahan lumayan lama, air bak juga sampai sarat sementara kami masih asyik “bermain” di dalam sana. Dihisap, disedot, dan sesekali dikocoknya kontolku dengan cepat, benar-benar semua tersebut membuat tubuhku terasa letih dan basah oleh peluh keringat. Mbak Ira pun terlihat letih, keringat mengalir dari keningnya, sedangkan mulutnya tampak sibuk menghisap kontolku hingga pipinya tampak kempot. Untuk sejumlah saat kami berkonsentrasi dengan kegiatan ini. Mbak Ira sunggu hebat pikirku, dia mengulum kontolku, tetapi dia pun sambil memainkan memeknya sendiri.

Central Info Judi

Setelah sejumlah saat, dia mencungkil hisapannya.
Dia merintih, “Ah.. ahh.. ahh.. Mbak mau terbit Wan, Mbak inginkan keluar”, teriaknya seraya mempercepat gosokan tangannya.

“Sini mbak, saya inginkan menjilatnya”, jawabku spontan, sebab teringat adegan film BF dimana pernah kulihat prianya menjilat memek perempuan yang sedang orgasme dengan bernafsu.
Mbak Ira juga berdiri di hadapanku, dicondongkannya memeknya ke arah mulutku.
“Nih.. cepet hisap Wan, hisap..”, desahnya seolah memelas.

Langsung kuhisap memeknya dengan kuat, tanganku terus mengocok kontolku. Aku benar-benar merasakan pengalaman estetis ini. Beberapa saat lantas kurasakan getaran hebat dari pinggul dan memeknya. Kepalaku dibenamkannya ke memeknya hingga hidungku tergencet diantara bulu-bulu jembutnya. Kuhisap dan kusedot seraya memainkan lidahku di seputar kelentitnya.

“Ahh.. ahh..”, desah Mbak Ira disaat terakhir berbarengan dengan cairan hangat yang mengalir mengisi hidung dan mulutku, nyaris muntah saya dibuatnya saking banyaknya cairan yang terbit dan terhirup bau amis itu.

Kepalaku pusing sesaat, tetapi rangsangan benar-benar kurasakan laksana gejolak pil ekstasi saja, tak lama lantas sayapun orgasme guna kedua kalinya. Kali ini tidak sejumlah yang kesatu cairan yang keluar, tetapi benar-benar laksana membawaku terbang ke langit ke tujuh.

Kami berdua mendesah panjang, dan saling berpelukkan. Dia duduk diatas pangkuanku, cairan memeknya mengairi kontolku yang telah lemas. Kami sempat berciuman sejumlah saat dan meninggalkan sejumlah pesan guna saling merahasiakan kejadian ini dan menciptakan janji dilain masa-masa sebelum kesudahannya kami terbit dari kamar mandi. Dan semuanya masih dalam suasana aman-aman saja.

Bandar Situs Online Terpercaya

Mbak Ira, ialah wanita kesatu yang mengajariku permainan seks. Sejak tersebut saya sempat menjalin hubungan gelap dengan Mbak Ira selama nyaris 2 tahun, sekitar SMA saya dan dia tidak jarang berjanji bertemu, entah di motel ataupun di lokasi kostnya yang sepi. Keperjakaanku tidak melulu kuberikan kepadanya, tapi kebalikannya keperawanannya juga akhirnya kurenggut setelah sejumlah kali kami mengerjakan sekedar esek-esek.

Kini saya telah kuliah di luar kota, sedangkan Mbak Ira masih kerja di Rumah sakit itu. Saya jarang menanyakan kabarnya, lagi pula hubunganku dengannya tidak lain melulu sekedar saling memuaskan keperluan seks. Konon, katanya dia tidak jarang merasa “horny” menjadi perawat. Begitu pula pernyataan teman-temannya sesama suster. Saya bahkan sempat sejumlah kali bercinta dengan teman-teman Mbak Ira. Pengalaman masuk lokasi tinggal sakit, benar-benar membawa pengalaman indah untuk hidupku, sangat tidak masa mudaku benar-benar nikmat. Mbak Ira, benar-benar luar biasa menurutku..

Sampai jumpa di cerita yang lain.

TAMAT

Seksibet

Kisah Seks,Cerita Sex,Cerita Panas,Cerita Bokep,Cerita Hot,Cerita Mesum,Cerita Dewasa,Cerita Ngentot,Cerita Sex Bergambar,Cerita ABG,Cerita Sex Tante,Cerita Sex Sedarah,Cerita Sex Tante,Cerita Sex Pasutri.